Bengkulu Selatan|Detakserawai.com- Pemerintah Desa Suka Negeri, Kecamatan Air Nipis, kembali menghidupkan semangat gotong royong dan keamanan lingkungan melalui pendirian Pos Kamling yang lengkap dengan fasilitas dan dukungan masyarakat. Bukan sekadar bangunan jaga malam, Pos Kamling ini menjadi pusat aktivitas warga dalam menjaga ketertiban dan mempererat kebersamaan.
Di dalamnya tersedia berbagai perlengkapan seperti tongkat pemukul, borgol, rompi malam reflektor, alat pemadam api ringan (APAR), perlengkapan P3K, hingga pentungan kayu sebagai alat komunikasi khas ronda malam. Selain itu, juga terdapat papan informasi penting berisi nomor darurat dan jadwal ronda malam yang terpampang rapi untuk memudahkan koordinasi.
Kelengkapan fasilitas dan kesigapan masyarakat menjadikan Pos Kamling Desa Suka Negeri menarik perhatian banyak pihak. Bahkan, Pos Kamling ini terpilih mewakili Kecamatan Air Nipis untuk mengikuti lomba Pos Kamling tingkat Kabupaten Bengkulu Selatan, yang diselenggarakan oleh Pemkab Bengkulu Selatan, bersama unsur Polres Bengkulu Selatan, Kodim 0408/BS, dan Kejari Bengkulu Selatan pada tanggal 23 dan 24 Oktober 2025.
Adapun tim juri Penilai terdiri dari beberapa unsur yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Kasat Bimas Polres Kabupaten Bengkulu Selatan, Pasi Ops Kodim 0408 Manna-Kaur, Kasubsi II Intel Kejari Bengkulu Selatan dan Dinas PMD Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kepala Desa Suka Negeri, Yaruddin, mengungkapkan bahwa kemaren kamis (23/10/2025) Desa kita sudah didatangi tim juri dari kabupaten untuk menilai pos kamling kita. Namun Pembangunan Pos Kamling ini tidak semata karena adanya lomba, melainkan sebagai kebutuhan mendasar masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Tidak masalah mau jadi nomor berapa dalam lomba. Kehadiran Pos Kamling kami murni untuk menjaga keamanan warga. Terbukti, sejak aktifnya ronda malam, warga merasa jauh lebih aman dan nyaman,” tutur kades.
Ia menambahkan, kehadiran Pos Kamling juga memberikan dampak nyata terhadap kehidupan sosial masyarakat. Sejak kembali diaktifkan, kasus kehilangan hewan ternak berkurang drastis, dan kenakalan remaja dapat ditekan. Warga kini lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan saling menjaga satu sama lain.
“Alhamdulillah, setelah adanya Pos Kamling, kenakalan remaja dan kehilangan yang dialami warga sudah tidak ada. Semoga Pos Kamling ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Disamping itu Kasat Pol PP Bengkulu Selatan, Erwin Muchsin, S.Sos selaku juri menjelaskan bahwa saat ini kita lagi melakukan penilaian perwakilan pos kamling di sebelas kecamatan.
Pos Kamling terbaik akan mewakili kabupaten Bengkulu Selatan untuk mengikuti lomba Pos Kamling Merah Putih Tingkat Provinsi Bengkulu
“,Kita sudah memilih 1 Pos Kamling di setiap kecamatan, sekarang kita sedang proses melakukan penilaian untuk mencari yang terbaik mewakili kabupaten ke provinsi”, ungkap Erwin.
Dimana kita ketahui saat ini pendirian Pos Kamling merupakan instruksi langsung dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menghidupkan kembali budaya ronda malam di seluruh wilayah Indonesia.(Iw2002)
