Hamdan: Pengadaan Bibit Jangka Panjang dan Kalender Bukan Skala Prioritas, Aslan: Motifnya Apa Dianggarkan??

Diposting pada

Bengkulu Selatan| Detakserawai.com – Banyaknya Desa dalam penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan dibidang nabati ada yang membeli bibit tanam tumbuh jangka panjang seperti lengkeng, alpokat, nangka dan durian. Hal ini tidak disarankan oleh kepala Inspektorat  Hamdan Sarbaini, karena belum termasuk skala prioritas.

Menurut Hamdan, setelah kami konsultasi dengan pihak kemendes yang menjadi skala prioritas dibidang nabati adalah tanaman  tumbuh jangka pendek seperti pembelian bibit padi dan jagung dan tanaman lainnya, yang hasilnya dapat dimanfaatkan tahun ini.

Hal ini mendapat tanggapan dari Aslan Hasibuan selaku aktivifis anti korupsi di Bengkulu Selatan, menurutnya, kalau dilhat dari pernyataan Hamdan  Sarbaini selaku kepala Insprktorat bahwa pembelian bibit jangka panjang dalam penggunaan DD umtuk ketahanan pangan tidak disarankan, karena bukan skala prioritas.

Kalau begitu kenapa harus terburu-buru harus dibeli, seolah-olah pengadaan ini terlalu dipaksakan, ini pertanyaan besar bagi saya, kata Aslan.

Jadi pemerintah desa yang mengganggarkan pembelian bibit jangka panjang itu motifnya apa, apakah ada intervensi dari pihak lain, ataukah untuk mencari keuntungan disini, ini perlu penelusuran lebih dalam oleh inspektorat lanjut Aslan.

Apalagi menurut informasi harga satuan pembelian bibit jauh lebih tinggi dari harga pasaran diduga ada mark up harga disini dan ditambah lagi sistem pembeliannya diduga melalui pihak ketiga, kata Aslan.

Untuk itu saya harapkan kepada pihak berkompeten, agar mengawasi betul pengadaan bibit dan kalender terutama diwilayah Bunga Mas dan Seginim, agar tidak terjadi penyelewengan Dana Desa yang dimungkinkan dapat merugikan keuangan negara, tutup Aslan.(Iw2002).