Bengkulu Selatan| Detakserawai.com – Melalui dana desa yang termasuk didalam 20 persen Dana yang diperuntukan Bidang Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa Padang Burnai mengadakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Tempe bagi para ibu-ibu PPK dan perangkat desa setempat.
Hadir dalam acara ini Kades Padang Burnai, Istri Camat Bunga Mas sebagai ketua PKK Kecamatan, Istri Kades sebagai ketua PKK Desa Padang Burnai, para Ibu-ibu yang tergabung di PKK Desa Bunga Mas sebagai peserta, Sirhan pelaku usaha tempe dan PPL sebagai nara sumber, serta perangkat desa.
Dalam Kesempatan ini Kades Padang Burnai, Suharman, menjelaskan, bahwa Tujuan dari pelatihan pembuatan tempe ini untuk memotivasi para ibu-ibu didesa Padang Burnai terutama yang tergabung di PKK bisa melakukan usaha mandiri dibidang pembuatan tempe.
Dimana kita ketahui, tempe merupakan menu makanan yang sering disajikan disetiap rumah tangga, karena disamping harganya terjangkau dan rasanya banyak disukai, juga kaya akan protein nabati, Ujar Kades.
Kalau saya lihat, pelaku usaha yang bergerak dibidang pembuatan tempe baik skala rumahan maupun yang usaha kecil dan menengah, masih sangat terbatas sekali, lanjut kades.
Oleh karena itu, kalau saya lihat ada peluang bisnis disini yang cukup menjanjikan bagi para ibu-ibu untuk menambah penghasilan rumah tangga dan kalau benar ditekuni, maka bisa dapat meningkatkan perekonomian, lanjut kades.
![]()
Maka saya harapkan para ibu-ibu harus serius dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini, baik mendengarkan teori dari nara sumber, mapun mengikuti prakteknya nantinya, pungkas kades
Disamping itu, Ketua TPK, Yaupan hadi SP, sedikit penjelaskan bahwa Dana pelatihan pembuatan tempe diambil dari anggaran 20 persen dari ketahanan pangan.
Anggaran Pelatihan Pembuatan Tempe ini diambil dari dana 20 persen untuk ketahanan pangan, jelas Yaupan.
Sedang sebagai peserta ibu-ibu PKK dan perangkat desa. Harapan saya bagi para peserta, agar dapat memberikan pengaruh positif dan dapat mengambil ilmu dari kegiatan ini, pungkas Yaupan.(Iw2002/Adv).
