Padahal Unggul Hasil Survei intern Partai, Dewi Sartika Hengkang Dari Golkar

Diposting pada

Bengkulu Selatan| Detakserawai.com- Setelah melalui berapa tahapan untuk menjadi calon bupati dari partai golkar, dimulai dari pendaftaran, kemudian ditetapkan balon bupati, sampai memasuki tahap survei intern partai yang pertama. Dimana proses ini sudah memakan waktu cukup lama, tenaga, pikiran dan biaya yang tidak sedikit. Namun dipengujung seleksi Hj. Dewi Sartika, SE memutuskan untuk hengkang dari partai golkar. Padahal Dewi Sartika dari hasil survei pertama yang sudah dilakukan unggul dari bacalon lainnya.

Hal ini diketahui dari Surat Pernyataan pengunduran diri tertanggal 10 Juli 2024 yang ditanda tangani Dewi Sartika. Dengan jabatan sebagai anggota dewan pertimbangan DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu.

Isi surat tersebut berbunyi: dengan ini menyatakan mengundurkan diri dari anggota dewan pertimbangan DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu. Terima kasih kepada partai golkar yang telah membimbing saya dalam berorganisasi partai politik selama ini. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengsn sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Menurut Dewi Sartika (Rika) Keputusan ini merupakan yang terbaik setelah rembuk dengan keluarga dekat.

“,Setelah berbagai pertimbangan dan rembuk dengan keluarga dekat, saya putuskan untuk mengundurkan diri dari anggota dewan pertimbangan DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu. Ini keputusan yang terbaik”, ungkap Rika.

Saat ditanya apakah pengunduran ini berkenaan dengan adanya informasi akan keikut sertaan ii sumirat mersah yg merupakan adik gubernur rohidin mersah dalam survei intern partai golkar tahap kedua. Dewi sartika no coment dengan pertanyaan itu, namun Dewi Sarti hanya menjawab saya tidak mau dikecewakan kedua kalinya, cukup tahun 2020 saya kecewa tidak berlayar bersama partai golkar.

“,Saya tidak mau dikecewakan kedua kalinya, cukup tahun 2020 saya kecewa tidak berlayar bersama partai golkar”, kata Rika.

Disisi lain Dewi Sartika juga belum memutuskan apakah ikut pilkada provinsi atau pilkada di Bengkulu Selatan.

“Sekarang saya mempertimbangkan dulu matang-matang apakah saya ikut pilkada di provinsi atau pilkada di kabupaten selatan. Kalau saya ikut pilkada di kabupaten kan ada 7 partai lagi yang akan saya lirik, kalaupun saya ikut pilkada di provinsi masih banyak juga partai atau pun bakal calon yang belum mendapatkan rekom B1 KWK dari parti. Selain itu waktunya juga masih cukup lama. Tunggu momen yang tepat, yang jelas saya akan ikut kontestasi di pilkada 2024 ini”. Pungkasnya. Red