Pemdes Babatan Ilir Salurkan BLT Tahap Pertama Kepada 103 KPM

Diposting pada

Bengkulu Selatan| Detakserawai.com – sesuai program Pemerintah Pusat, yang mana berbagai upaya dilakukan untuk memulihkan perekonomian ditengah Masyarakat, hal itulah yang dilakukan Pemdes Babatan Ilir salah satunya dengan salurkan BLT-DD.

Penyaluran ini dilakukan bagi 103 KPM Warga Desa Babatan Ilir Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu untuk Tahap Pertama Sebesar Rp 300.000 bertempat di Kantor Desa Setempat. Kamis (7/4/22).

Hal ini dilakukan akibat dampak Wabah Bencana Global Corona Virus  Covid-19 yang memang Cukup Mengkawatirkan terganggunya kesehatan Masyarakat dan berpotensi tinggi dengan ketergangguan perputaran ekonomi.

Pemerintah Desa Menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) dengan Warga (KPM) yang Berstatus Miskin dan Ekonomi Terdampak Covid-19 yang telah melalui survei Tim yang bergerak dor tu dor kerumah rumah Warga untuk pendataan yang akurat.

Dalam acara ini turut hadir, Kepala Desa Beserta Jajarannya, Ketua BPD Beserta anggotanya, Pendamping Desa, Kecamatan Bhabinkantibmas, Babinsa Serta Warga yang terdaftar Sebagai Penerima manfaat BLT- DD  tahun anggaran 2022.

Kepala Desa Babatan Ilir Supratman dalam Sambutannya Menyampaikan Kepada warga Penerima manfaat BLT-DD Untuk Memanfaat kan dana tersebut Sebaik-Baiknya untuk kebutuhan sehari hari ataupun untuk meningkatkan usaha demi percepatan pemulihan ekonomi, terang Kades.

Belanjakanlah Uang tersebut dengan Keperluan yang Mendesak atau Keperluan Pokok Seperti Pangan dan Sandang apa Bila Keperluan Pokok Sudah tercukupi Maka Uang tersebut Manfaatkan Untuk Modal Usaha Seperti Usaha agar ekonomi kita dapat secara berangsur pulih kembali, tutup Kades.

Usai Kata Sambutan Kepala Desa Serta Unsur Tripika Maka di teruskan dengan Acara Inti ya itu Penyaluran BLT DD Tahap Pertama Sebanyak 103 kk dengan Jumlah Rp 300.000 Per KPM. Seusai pembagian salah satu Masyarakatpun mengucapkan banyak terima kasih dengan Pemerintah khususnya Pemerintah Desa, karena dengan adanya bantuan tersebut mereka sangat terbantu. (IW2002)