Pemdes Penandingan Salurkan BLT Kepada 6 KPM Untuk Bulan Agustus dan September

Diposting pada

Bengkulu Selatan, Detakserawai.com– Pemerintah Desa (Pemdes) Penandingan Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT) Dana Desa (DD) untuk bulan Agustus dan September di Tahun Anggaran 2026. Jumat (11/09/2026.)

Yang mendapatkan bantuan BLT ini sebanyak 6 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing- masing KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp. 300.000,-.

Untuk Penyalurannya ada yang dibagikan di kantor desa. Bagi KPM yang tidak sempat hadir dibalai desa, perangkat desa mendatangi langsung kerumah kelurga penerima manfaat.

Kepala Desa Kepala Desa, Yahudin, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah bukan untuk membuat masyarakat bergantung pada bantuan sosial. Menurutnya, keberlanjutan program BLT sangat bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.

“Penyaluran BLT ini bukan untuk membuat masyarakat terlena dengan bantuan. Belum tentu program ini akan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya karena tergantung kebijakan pemerintah pusat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban hidup masyarakat,” ujar Yahudin.

Lanjut Yahudin,” bagi KPM yang tidak sempat hadir di balai desa, kami langsung mendatang rumah KPM untuk menyalurkan bantuan BLT ni, inilah bentuk kepedulian dan kepekahan kami selaku perintah desa terhadap warga penerima BLT-DD”.

Ia juga mengimbau para penerima agar menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan yang benar-benar prioritas.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai kebutuhan keluarga masing-masing. Jangan digunakan untuk memenuhi keinginan, tetapi untuk kebutuhan yang mendesak,” tambah kades.

Program BLT Dana Desa ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem di tingkat desa. Adapun prioritas penerima bantuan meliputi keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa setempat, lanjut usia (lansia) yang hidup sebatang kara, penyandang disabilitas, keluarga yang memiliki anggota dengan penyakit kronis atau menahun, serta warga yang tidak sedang menerima bantuan sosial sejenis dari pemerintah pusat.

Yahudin berharap bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban hidup masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih saat ini sudah memasuki tahun ajaran baru yang tentu membutuhkan biaya lebih besar,” pungkasnya.(Iw2002)