Bengkulu Selatan | Detakserawai.com – Ditengah kemeriaan Sidang Paripurna Istimewa HUT Ke73 Bengkulu Selatan ada insiden yang tidak mengenakan bagi Erwan efendi Sang ajudan wakil bupati (wabup) Bengkulu selatan, gara-gara kursi dijungkitkan sang ajudan tersungkur.
Akibat kejadian itu, sang ajudan merasa dipermalukan, dan akan melaporkan HTA anggota dewan dari partai Demokrat kepolisi.
Menurut versi Torek sapaan Erwan Efendi, Peristiwa memalukan ini terjadi setelah usai Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-73 Bengkulu Selatan, saat para tamu dan undangan masih di dalam ruangan.
ketika itu torek masuk dalam ruangan, secara kebetulan kursi disebelah Aang salah satu anggota kosong, kemudian torek duduk dikursi tesebut.
Pada saat Torek dengan Aang asik ngobrol, datanglah HTA yang punya kursi, posisi datangnya dari belakang langsung mencolek- colek Torek, tanpa berkata satu katapun HTA setelah itu menjungkitkan kursi yang diduduki torek, akibatnya terjerungkup (tersungkur) torek kelantai.
Torek merasa dipermalukan dimuka orang banyak, dengan kejadian ini dirinya tidak terima sehingga akan melapor ke polisi.
“Saya akan lapor polisi hari senin, saya sangat malu atas kejadian tersebut, sehari setelah kejadian saudara HTM tidak ada menghubungi saya untuk meminta maaf, mungkin dia tidak merasa bersalah,”ujar Torek.
“,Untuk meluruskan permasalahan ini, saya akan menempuh jalur hukum, setelah saya laporkan, biarlah pihak penyidik apakah permasalahan ini dapat diproses lebih lanjut atau tidak”, pungkas Torek.
Konfermasi terhadap pihak yang berkepentingan terus diupayakan. (IW2002).
