Bengkulu Selatan| Detakserawai.com– Aliansi Selamatkan Bengkulu Selatan (ASBS) bersama masyarakat Bengkulu Selatan berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Selatan besok Tanggal 2 September 2025 sekitar pukul 14.00 WIB. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan tanggapan atas demonstrasi besar-besaran yang terjadi di Gedung DPR RI beberapa hari yang lalu. Senin, 01/09/2025.
Ketua ASBS Herman Lufti menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi demokrasi di Indonesia yang dinilai semakin mundur. Ia menilai suara rakyat kerap diabaikan oleh para wakil rakyat, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Kami melihat adanya kecenderungan pengabaian aspirasi masyarakat dalam beberapa kebijakan yang belakangan ini disahkan DPR, bahkan kebijakan yang dibuat sering melukai hati rakyat. Aksi kami nanti adalah simbol bahwa masyarakat tidak tinggal diam,” ujarnya.
Aksi yang rencananya diikuti ratusan massa dari berbagai elemen ini akan menuntut DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan untuk menyampaikan aspirasi rakyat daerah kepada DPR RI secara tegas. Mereka juga menolak berbagai kebijakan yang dinilai tidak pro rakyat, termasuk revisi sejumlah undang-undang kontroversial yang memicu demo di DPR RI sebelumnya.
Dalam pernyataan tertulisnya, Herman Lufti menyampaikan harapannya agar aksi ini menjadi pengingat bagi para wakil rakyat agar lebih mendengar suara rakyat, bukan hanya kepentingan politik tertentu.
“Kami ingin para anggota dewan, baik di pusat maupun daerah, benar-benar menjalankan amanat rakyat. Kami tidak ingin demokrasi hanya menjadi slogan, sementara praktiknya jauh dari keadilan sosial,” ungkapnya.
Ia juga berharap aksi yang digelar nanti dapat berjalan damai dan mendapat pengawalan yang proporsional dari pihak keamanan. ASBS mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi.
Pihak kepolisian sendiri telah menerima surat pemberitahuan aksi dari ASBS dan menyatakan akan menurunkan personel pengamanan demi menjaga situasi tetap kondusif.***
