Bengkulu Selatan| Detakserawai.com- HJ. DEWI SARTIKA, SE merupakan perempuan pertama yang sudah berani menebarkan baleho di setiap sudut kota dan desa diwilayah bengkulu selatan untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bengkulu Selatan (BS). tentu hal ini ada nilai tambah tersendiri bagi pemilih yang rasional dikalangan kaum perempuan pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Ditambah lagi seorang perempuan dikabupaten bengkulu selatan sangat langka untuk mencalonkan diri sebagai bupati. Sedangkan Rika calon bupati tahun 2020 yang pertama kali dibumi sekundang, dan bahkan Rika saat ini ditahun 2024 akan mencoba kembali untuk yang kedua kalinya.
Perempuan pemberani seperti ini tentulah sangat jarang di Bengkulu Selatan. Karena untuk mencalonkan diri sebagai bupati bukan lah gampang apalagi seorang perempuan, harus siap mental lahir batin dan berkorban waktu dan materi. Disamping itu seorang calon bupati tidak harus bermodalkan materi saja harus ada nilai lebih dimata pimpinan partai, pendukung dan masyarakat.
Sedangkan kalau diliat Rika Yohan ini ada nilai lebihnya dan bukan perempuan biasa. Ini dibuktikan saat di bangku sekolah selalu mendapatkan nilai-nilai yang terbaik, dan kuliahnya di salah satu universitas ternama. Kemudian Rika Yohan juga wanita karier, selain pengusaha juga pernah kerja di MNC Group. Sedangkan suaminya pernah menjadi Direktur Utama bank kepunyaan salah satu ketua umum partai dan sekarang jabatannya sebagai komesaris.
Banyak perempuan baik asal atau berdomisili di bengkulu selatan sampai saat ini punya materi atau punya karier cemerlang atau punya gelar akademis profesor tapi tidak berani terjun kedunia politik mencalonkan diri jadi bupati bengkulu selatan.
Dengan sudah tersebarnya baleho yang kedua kalinya dimana yang pertama pemasangan saat pemilu. Ini menunjukan keseriusan Hj. Dewi Sartika, SE atau yg disering disebut Rika Yohan untuk mencalon kembali sebagai bupati di pilkada serentak tahun ini.
Yang kedua dengan adanya baleho ini menunjukan bahwa tim relawan sudah ada yang terbentuk sampai tingkat desa. Dimana untuk pemasangan baleho ini melibatkan para relawan disetiap kecamatan sampai ke desa.
Selanjutnya dengan pemasangan baleho ini juga untuk menyampaikan kepada relawan, simpatisan dan warga Kabupaten Bengkulu Selatan bahwa Rika Yohan sudah siap lahir batan.
Sekarang berdasarkan informasi selain persiapan baik itu tujuan, niat dan tekad sudah bulat dan biaya operasionalnya sudah ada, juga lobi-lobi politik ditingkat elit politik maupun komunikasi dengan para relawan, simpatisan dan tokoh masyarakat terus dilakukan secara intens dan berkesinambungan.
Dengan berbagai kesiapan ini tentu dengan harapan agar semakin banyak para relawan, simpatisan tokoh masyarakat untuk mendukung dan menjadikan Rika Yohan Bupati Bengkulu Selatan. (Red).
![]()
